Veddriq mengaku senang Indonesia mampu memborong gelar juara dunia sekaligus mengamankan medali emas dan perak nomor speed putra di Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2022 seri Jakarta. Menurutnya, capaian tersebut membangun optimisme wakil Merah Putih jelang perhelatan Olimpiade Paris 2024.
“Saya senang dapat gelar juara dunia overall, dan juga meraih emas dan perak di (nomor) speed men (lewat Aspar Jaelolo dan Kiromal Katibin). Yang pasti ini membangun optimisme tim panjat tebing Indonesia untuk Olimpiade 2024,” ujar Veddriq.
“Tidak lama lagi, (di tahun) 2023, kami akan kualifikasi. Kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat Indonesia agar kami tetap bisa berlatih dan sukses sampai di Olimpiade,” sambungnya kepada awak media pasca seremoni kemenangannya pada Sabtu (24/9).
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Zainudin Amali juga mengapresiasi keberhasilan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) dalam menyelenggarakan salah satu seri Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2022 di Tanah Air. Pasalnya, Indonesia baru pertama kali mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah IFSC Climbing World Cup.
“Pemerintah mengapresiasi dan berterima kasih kepada Mbak Yenny sebagai Ketua Umum (Federasi) Panjat Tebing Indonesia (FPTI), yang sudah berusaha membawa Kejuaraan Dunia Panjat Tebing ke Tanah Air. (Itu) tidak mudah,” ungkap Menpora.
“(Itu) tidak mudah. Sekali lagi, tidak mudah untuk membawa satu perhelatan internasional (ke Tanah Air). Apalagi panjat tebing ini kan di dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), masuk di dalam cabor unggulan kita,” imbuhnya.(rfk)










