Kalbar Darurat Mafia Tambang

Pelabuhan Pontianak Simpul Kemajuan Ekonomi Kalbar

Usai resmikan Pelabuhan Pontianak,Presiden Jokowi menyempatkan diri menjawab pertanyaan wartawan (foto sumber faktakalbar.id)

Sebelumnya, masyarakat saat mengetahui nama pelabuhan Internasional Kijing itu diganti oleh Pemerintah Pusat menjadi Pelabuhan Pontianak langsung bereaksi dan memprotes akan nama yang telah diketahui bernama Pelabuhan Internasional Kijing itu. “Nama pelabuhan jika ingin dirubah silahkan diajukan ke Presiden, aspirasi yang ada kami tampung,” tegas Jokowi kepada wartawan usai peresmian.

Pelabuhan Pontianak selain dipastikan dapat menjadi simpul kemajuan ekonomi Kalbar dan memperkuat konektivitas antarpulau, sekaligus mendekatkan cita-cita Indonesia menjadi poros maritim dunia sesuai yang dicanangkan oleh Presiden RI, Joko Widodo.

Dari berbagai sumber yang dihimpun faktakalbar.id ,pembangunan Terminal Kijing  pada tahap I meliputi terminal peti kemas di sisi laut seluas 1000 meter x 100 meter, lapangan operasional di sisi darat, serta jalan penghubung sepanjang sekitar 3,5 kilometer. Terminal peti kemas yang sedang dibangun ini nantinya mampu menangani bongkar muat peti kemas sebanyak 1,95 juta TEUs setahun.

Kapasitas terminal cair mencapai 12,1 juta ton per tahun, dan kapasitas curah kering 15 juta ton per tahun. Sedangkan kapasitas terminal serbaguna sebesar 1 juta ton per tahun. (rfk)

Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id