Baca Juga: Pemkot Pontianak Kebut Pembangunan Infrastruktur dan Fasilitas Umum
Menyikapi penundaan tersebut, pemerintah kota kembali memperjuangkan proyek infrastruktur jalan itu agar dapat masuk sebagai skala prioritas pada rencana kerja tahun 2026.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Komisi V DPR RI agar jalan (Panca Bhakti) ini dapat diselesaikan,” katanya memastikan.
Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Marsianus Mustam memaparkan detail kemajuan rencana konstruksi. Ia menyampaikan bahwa total estimasi anggaran yang dibutuhkan untuk mendirikan bangunan ini mencapai Rp1,5 miliar.
“Saat ini sudah ada 25 persen dana karenanya peletakan batu pertama dilakukan. Kami juga masih menghimpun bantuan dari para donatur,” katanya.
Marsianus menaruh harapan besar agar kehadiran rumah adat ini nantinya benar-benar mampu menjadi titik kumpul dan wadah silaturahmi, khususnya bagi warga Dayak yang berdomisili di wilayah Pontianak Utara. Di samping itu, fasilitas ini diproyeksikan mampu menjadi salah satu aset yang menunjang sektor pariwisata daerah sekaligus memperkaya lanskap keberagaman di Kota Pontianak.
(*Red)










