Telan Anggaran Rp1,5 Miliar, Pembangunan Rumah Radakng Samilik Ditargetkan Rampung Setahun

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono secara simbolis melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Rumah Radakng Samilik di Pontianak Utara.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono secara simbolis melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Rumah Radakng Samilik di Pontianak Utara. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Radakng Samilik di Jalan Panca Bhakti, Kecamatan Pontianak Utara, pada Sabtu (11/4/2026).

Pembangunan fasilitas kebudayaan ini ditargetkan menelan anggaran sebesar Rp1,5 miliar dan direncanakan rampung secara keseluruhan dalam kurun waktu satu tahun ke depan.

Baca Juga: Pemkot Pontianak Rawat Nilai Perjuangan dan Sejarah Kota lewat Museum

Dalam agenda tersebut, Edi menyatakan dukungan penuh dari pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terhadap pendirian fasilitas adat setempat.

Ia menilai keberadaan bangunan tersebut memiliki arti yang sangat penting, tidak sekadar sebagai simbol eksistensi pelestarian budaya masyarakat adat Dayak, tetapi juga sebagai ruang interaksi untuk memperkuat tali silaturahmi lintas kalangan di Kota Pontianak.

“Atas nama Pemerintah Kota Pontianak, tentunya saya mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini,” katanya usai prosesi peletakan batu pertama.

Lebih lanjut, Edi berharap proses pengerjaan konstruksi Rumah Radakng Samilik dapat berjalan lancar tanpa kendala teknis.

Apabila telah rampung, ia mendorong agar fasilitas ini segera difungsikan secara optimal sebagai pusat kegiatan seni budaya, acara keagamaan, serta berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan.

Menurutnya, keberadaan fasilitas wadah kebudayaan seperti ini memegang peranan vital guna merawat keberagaman dan memperkuat harmoni sosial di tengah kondisi demografi masyarakat Pontianak yang sangat majemuk.

Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menunjang keberadaan rumah adat tersebut, Pemkot Pontianak kini tengah fokus membangun infrastruktur akses Jalan Panca Bhakti secara bertahap.

Edi menjelaskan bahwa pada tahun 2025 lalu, proyek perbaikan jalan tersebut sebenarnya telah masuk dalam program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan dari Pemerintah Pusat dengan nilai alokasi anggaran mencapai Rp15,4 miliar. Namun, realisasi pengerjaannya di lapangan sempat tertunda.