Faktakalbar.id, PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menyoroti secara tajam penerapan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah provinsi, khususnya terkait pelaksanaan kerja dari rumah atau work from home (WFH) yang biasanya diterapkan pada hari Jumat.
Peringatan tegas ini disampaikannya saat memimpin apel pagi bersama Sekretaris Daerah Kalbar, Harisson, di halaman Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Barat, Senin (13/4).
Krisantus mengingatkan bahwa kelonggaran jam kerja tersebut bukan alasan bagi pegawai untuk melalaikan tanggung jawab pelayanan.
“Hari Jumat memang ada kebijakan Work From Home, tapi tidak untuk semua. BPSDM harus jadi contoh. Bekerja dari rumah itu betul-betul bekerja, jangan malah keluyuran di warung kopi atau liburan. Bukannya hemat, malah jadi boros. Integritas saat bekerja secara remote adalah kunci,” tegas Krisantus di hadapan para pegawai.
Selain urusan kedisiplinan waktu, Krisantus juga menyinggung mentalitas birokrat dalam menghadapi dinamika opini publik. Di era digital saat ini, ia meminta agar para ASN tidak mudah ciut nyali atau goyah saat kebijakan pemerintah mendapat sorotan tajam di ranah maya.
Baca Juga: Polisi Bongkar Penyelundupan Jaringan Sabu Asal Pontianak di Tayan Hulu
“Jangan pernah takut dengan kritikan. Selama kita yakin itu benar untuk kepentingan bangsa, negara, dan daerah, maka laksanakan. Saya pribadi pun tidak peduli dengan pujian atau hujatan di media sosial, saya tetap berpegang teguh pada pendirian selagi itu untuk kepentingan rakyat banyak,” tambahnya.
Terkait pelaksanaan tugas pokok dan fungsi, Krisantus menilai BPSDM memegang peran krusial sebagai wajah dari kualitas SDM abdi negara di Kalimantan Barat.
















