Sambut MTQ Mempawah, Warga Sekabuk Swadaya Tambal Jalan Rusak di Sadaniang

Puluhan warga Desa Sekabuk bergotong royong secara swadaya memperbaiki dan menambal ruas jalan yang rusak menuju kawasan Sederam.
Warga Desa Sekabuk bergotong royong secara swadaya memperbaiki dan menambal ruas jalan yang rusak menuju kawasan Sederam. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, MEMPAWAH – Masyarakat Desa Sekabuk, Kecamatan Sadaniang, Kabupaten Mempawah, bergotong royong secara swadaya memperbaiki akses jalan rusak di Sadaniang yang menuju wilayah Sederam pada Minggu (12/4/2026).

Upaya perbaikan jalan ini dilakukan warga lantaran jalur tersebut merupakan akses alternatif terdekat menuju pusat ibu kota Kabupaten Mempawah sekaligus akses utama menuju lokasi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-37 tingkat kabupaten.

Baca Juga: Protes Jalan Rusak, Warga Toho Mempawah Gelar Aksi Adat Pamabakng

Koordinator kegiatan gotong royong warga, Alex, menjelaskan bahwa kerusakan infrastruktur jalan di kawasan tersebut sebenarnya telah berlangsung cukup lama.

Seiring berjalannya waktu, kondisi aspal dan tanah semakin memburuk di sejumlah titik vital, sehingga sangat membahayakan dan menghambat mobilitas para pengguna jalan yang melintas setiap harinya.

Menyadari urgensi tersebut, warga setempat akhirnya mengambil inisiatif mandiri untuk melakukan penambalan secara swadaya tanpa harus terus menunggu perbaikan resmi dari instansi terkait.

Proses perbaikan infrastruktur penghubung ini melibatkan partisipasi aktif dari sekitar 20 orang warga setempat.

Untuk memaksimalkan pengerjaan, puluhan warga tersebut dibagi ke dalam beberapa tim kerja dengan tugas spesifik.

Ada tim yang berfokus pada penambalan lubang jalan menggunakan material seadanya, tim yang bertugas melakukan pembersihan semak belukar yang menutupi bahu jalan, serta tim yang melakukan penyemprotan rumput liar di sepanjang jalur tersebut agar jarak pandang pengendara menjadi lebih bebas dan aman dari rintangan.

Seluruh biaya operasional yang dihabiskan untuk menambal jalan rusak di Sadaniang ini murni berasal dari sumbangan sukarela masyarakat Desa Sekabuk.

Selain itu, kegiatan gotong royong ini juga mendapatkan dukungan finansial dan moral dari pengurus Masjid Besar Nurul Yaqin.