Langkah sepihak ini diperkuat oleh pernyataan resmi dari United States Central Command (CENTCOM). Otoritas militer tersebut memastikan akan mulai memberlakukan blokade terhadap seluruh lalu lintas maritim yang terafiliasi dengan kepentingan Iran mulai Senin pukul 14.00 GMT atau 21.00 WIB.
Situasi di Selat Hormuz menjadi perhatian utama pelaku ekonomi global karena kawasan tersebut merupakan jalur bagi hampir sepertiga pengiriman minyak dunia melalui laut. Setiap gangguan kecil di wilayah tersebut dipastikan akan memberikan efek domino terhadap inflasi energi di berbagai negara. Sinyal pasar saat ini menunjukkan bahwa risiko kenaikan harga masih terbuka sangat lebar selama ketegangan geopolitik di kawasan tersebut tidak kunjung mereda.
(*Red)
















