Baca Juga: Festival Faradje Pesaka Negeri: Upaya Sanggau Jaga Identitas dan Warisan Budaya
Rangkaian prosesi spiritual ini secara teknis telah dimulai sejak Kamis (9/4/2026) malam oleh pihak Keraton Sanggau, dan dilanjutkan dengan pembacaan Doa Tolak Bala keesokan harinya. Setelah seluruh prosesi adat selesai, acara ditutup dengan agenda ramah tamah dan makan bersama sebagai simbol kebersamaan.
Guna menjamin kelancaran acara yang mengundang antusiasme tinggi dari masyarakat ini, Polres Sanggau menerjunkan personel pengamanan. Kabag Ops Polres Sanggau AKP PSC Kusuma Wibawa menyampaikan bahwa penjagaan dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama prosesi adat berlangsung.
“Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif. Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup, dengan mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat,” ujarnya.
(*Red)














