Pelajar Tewas di Tempat, Kecelakaan Maut di Sekadau Dipicu Rem Motor Tak Berfungsi

Personel Satlantas Polres Sekadau melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengatur arus lalu lintas di lokasi kecelakaan maut di Sekadau yang melibatkan sepeda motor dan dump truck.
Personel Satlantas Polres Sekadau melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengatur arus lalu lintas di lokasi kecelakaan maut di Sekadau yang melibatkan sepeda motor dan dump truck. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, SEKADAU – Seorang pelajar laki-laki berinisial R (15) meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang dikendarainya terlibat tabrakan dengan sebuah truk di Jalan Raya Sekadau–Sanggau, Desa Peniti, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Jumat (10/4/2026) siang.

Insiden kecelakaan maut di Sekadau tersebut terjadi sekitar pukul 13.40 WIB saat kondisi jalan sedang dalam aktivitas normal.

Baca Juga: Truk Tangki Terjun ke Sungai Seberu, Sopir Tewas dalam Kecelakaan Maut di Kapuas Hulu

Peristiwa ini melibatkan satu unit sepeda motor Yamaha Aerox berwarna biru yang dikendarai oleh korban R, dengan sebuah Mitsubishi dump truck warna kuning yang dikemudikan oleh seorang pria berinisial J (20).

Benturan keras yang terjadi di bagian belakang truk mengakibatkan korban mengalami cedera serius hingga nyawanya tidak tertolong di tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Sekadau Andhika Wiratama, melalui Kasi Humas Triyono, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan bermula saat R melaju dari arah Sanggau menuju Sekadau.

Ketika sampai di lokasi kejadian, sebuah dump truck yang dikemudikan J terpantau hendak menyeberang untuk masuk ke jalur jalan utama.

“Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari. Sepeda motor yang dikendarai korban kemudian menabrak bagian belakang sebelah kanan dump truck tersebut,” ujar Triyono dalam keterangan resminya, Sabtu (11/4/2026).

Petugas piket fungsi Lalu Lintas Polres Sekadau yang menerima laporan warga segera meluncur ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

Selain melakukan evakuasi terhadap korban, polisi juga melakukan olah TKP guna mengumpulkan data kronologi serta mengatur arus lalu lintas di jalur lintas kabupaten tersebut agar tidak terjadi kemacetan panjang.

Selain faktor jarak, hasil pemeriksaan teknis sementara terhadap kendaraan korban mengungkap temuan krusial.