Nasional  

Ribuan Warga Flores Timur Mengungsi Akibat Gempa

Sebanyak 1.313 warga Flores Timur mengungsi dan 238 rumah rusak akibat gempa. Warga mengungsi ke luar rumah. (Dok: HO/Faktakalbar.id)
Sebanyak 1.313 warga Flores Timur mengungsi dan 238 rumah rusak akibat gempa. Warga mengungsi ke luar rumah. (Dok: HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, NASIONAL – Sebanyak 1.313 jiwa atau 285 kepala keluarga di Kabupaten Flores Timur, NTT, terpaksa mengungsi akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah tersebut. Hingga Sabtu (11/4/2026), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat terus melakukan pendataan lanjutan terhadap warga terdampak.

Konsentrasi pengungsi terbesar berada di Desa Terong dan Desa Lamahala Jaya yang mencakup wilayah Kecamatan Adonara serta Solor Timur.

Sebagian besar warga memilih mendirikan tenda darurat di sekitar rumah atau mengungsi ke kediaman kerabat.

Baca Juga: Pohon Tumbang Timpa Tenda Pengantin di Bone, Satu Orang Meninggal

Ratusan Rumah Mengalami Kerusakan

Selain dampak pengungsian, gempa tersebut meluluhlantakkan ratusan bangunan milik warga. Data terbaru BNPB mencatat sebanyak 238 unit rumah mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan yang bervariasi.

Gempa juga merusak sejumlah fasilitas umum yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Beberapa tempat ibadah, gedung sekolah, dan fasilitas sosial lainnya kini dalam kondisi rusak dan memerlukan penanganan segera.

Guna membantu para penyintas, BPBD Flores Timur telah mendirikan sejumlah tenda pengungsian dan tenda keluarga di titik-titik aman.

Petugas juga memfungsikan tenda-tenda tersebut sebagai pos layanan kesehatan dan posko darurat untuk menyalurkan bantuan.

Tim gabungan di lapangan tetap bersiaga untuk memantau kondisi kesehatan warga di pengungsian serta memastikan kebutuhan logistik dasar terpenuhi selama masa tanggap darurat berlangsung.

Baca Juga: Bencana Cuaca Ekstrem Terjang Lima Wilayah Indonesia