“Merusak Alam Sama Saja Merampas Hak Hidup”, Pesan Ekologis Lintas Iman dari Pontianak

"Tokoh lintas agama di TEPELIMA Kalbar ke-7 menyuarakan pesan ekologis yang kuat. Merusak alam demi kepentingan ekonomi dinilai sama dengan merampas hak hidup sesama manusia."
Tokoh lintas agama di TEPELIMA Kalbar ke-7 menyuarakan pesan ekologis yang kuat. Merusak alam demi kepentingan ekonomi dinilai sama dengan merampas hak hidup sesama manusia. (Dok. Mira/Faktakalbar.id)

“Umat muslim harus mengetahui batasan haknya. Kerja-kerja yang kita lakukan tidak boleh dari praktik yang merusak alam. Sekali lagi, ketika itu merusak alam, sama saja kita mengambil hak orang lain, hak untuk kehidupannya, dan hak mereka untuk menikmati lingkungan yang sehat,” tegasnya.

Suara-suara kritis dari forum TEPELIMA ke-7 ini membuktikan bahwa pelestarian lingkungan bukanlah isu eksklusif milik aktivis lingkungan semata.

Para tokoh lintas iman di Kalimantan Barat kini menempatkan krisis ekologis sebagai persoalan moral dan spiritual lintas batas yang wajib diperangi bersama demi masa depan yang lebih baik.

Baca Juga: Kesbangpol Pontianak Apresiasi Tepelima ke-7, Sebut Inklusi Teman Tuli sebagai Kekuatan Baru

(Mira)