Waspada Petir dan Angin Kencang, Ini Prakiraan Cuaca Kalbar Jumat 10 April 2026

Peta matriks potensi hujan harian di wilayah Provinsi Kalimantan Barat periode 10-16 April 2026
Peta matriks potensi hujan harian di wilayah Provinsi Kalimantan Barat periode 10-16 April 2026. (Dok. BMKG Kalbar)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi merilis data prakiraan cuaca Kalbar untuk hari Jumat, (10/4/2026).

Sebagian besar wilayah di Provinsi Kalimantan Barat diprakirakan akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang merata sejak siang hingga malam hari.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kalimantan Barat Kamis 9 April 2026: Waspada Hujan Petir dan Angin Kencang

Mengacu pada laporan tersebut, otoritas cuaca mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat luas. Warga diimbau secara tegas untuk mewaspadai turunnya hujan yang berpotensi kuat disertai dengan sambaran kilat atau petir, serta tiupan angin kencang yang berlangsung dalam durasi singkat.

Kondisi dinamika atmosfer darurat ini patut diantisipasi karena dapat mengancam keselamatan, mengganggu jarak pandang transportasi, dan menghambat aktivitas masyarakat di luar ruangan.

Merujuk pada pemutakhiran data grafis peta potensi hujan harian BMKG, sebaran intensitas curah hujan di 14 kabupaten dan kota di wilayah Kalimantan Barat menunjukkan variasi spesifik.

Wilayah yang berpotensi dilanda hujan berskala sedang mencakup Kabupaten Bengkayang, Kapuas Hulu, Ketapang, Kubu Raya, Landak, Melawi, Sanggau, Sekadau, dan Sintang. Pada daerah-daerah tersebut, volume curah hujan diestimasikan berada pada rentang 20 hingga 50 milimeter per hari.

Di sisi lain, daerah yang diprakirakan akan mengalami hujan dengan intensitas ringan. Wilayah ini meliputi Kabupaten Kayong Utara, Mempawah, Sambas, Kota Singkawang, serta Kota Pontianak. Curah hujan di wilayah tersebut diperkirakan hanya berkisar antara 0,5 hingga 20 milimeter per hari.

Meski berstatus ringan, potensi genangan air di kawasan dataran rendah serta jalanan yang licin tetap perlu mendapat kehati-hatian khusus dari para pengguna jalan.