Truk Tangki Terjun ke Sungai Seberu, Sopir Tewas dalam Kecelakaan Maut di Kapuas Hulu

Kondisi truk Tangki Terjun ke Sungai Seberu. (Dok. Ist)
Kondisi truk Tangki Terjun ke Sungai Seberu. (Dok. Ist)

“Truk datang dari arah Putussibau menuju Sintang dengan kecepatan tinggi. Saat melintasi tikungan di jembatan Sungai Seberu, sopir diduga kehilangan kendali hingga kendaraan menabrak pembatas jembatan dan jatuh ke bawah,” jelas Jamali.

Faktor lingkungan menjadi sorotan utama dalam insiden ini. Pada saat kejadian, wilayah tersebut tengah diguyur hujan lebat yang membuat permukaan aspal menjadi licin.

Selain itu, minimnya lampu penerangan jalan umum (PJU) serta kontur jalan yang menikung tajam membuat lokasi tersebut menjadi titik rawan bagi kendaraan besar.

Kondisi gelap dan jarak pandang yang terbatas menyulitkan pengemudi untuk mengantisipasi tikungan jembatan secara tepat.

Akibat benturan keras saat terjun ke bawah jembatan, bagian depan truk tangki mengalami kerusakan parah atau ringsek. Slamet Raharjo dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat yang dideritanya.

Petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Silat Hilir yang dibantu warga setempat segera bergerak melakukan evakuasi korban dari dalam kabin truk.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Sungai Pinyuh Tewaskan Satu Pengendara Motor

Proses evakuasi jenazah berhasil diselesaikan sekitar pukul 00.00 WIB. Korban kemudian langsung dibawa menuju rumah duka di Kabupaten Sintang dan tiba pada Jumat (10/4/2026) pukul 04.00 WIB dini hari.

Sementara itu, armada truk tangki hingga kini masih berada di lokasi kejadian karena proses pengangkatan kendaraan mengalami kendala teknis dan direncanakan berlanjut setelah proses pemakaman korban selesai.

Pihak kepolisian memastikan bahwa saat kecelakaan maut di Kapuas Hulu ini terjadi, truk dalam kondisi kosong tanpa muatan. Kerugian materiil akibat kerusakan kendaraan diperkirakan mencapai Rp150 juta.

Polisi telah melakukan serangkaian tindakan di lapangan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pengumpulan data saksi, hingga pengamanan barang bukti guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Insiden ini menjadi peringatan keras bagi para pengguna jalan untuk lebih waspada saat melintasi jalur lintas kabupaten yang minim fasilitas keselamatan.

Perbaikan penerangan jalan dan penambahan rambu peringatan di tikungan tajam jembatan Sungai Seberu dinilai mendesak guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa depan.

(*Red)