Rakernas PB MI 2026: Fokus Perkuat Industri Olahraga, Pengprov Kalbar Siap Cetak Atlet Andalan

"Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PB MI) menggelar Rakernas untuk menyusun program 2026-2027. Pengprov Kalbar turut hadir dan berkomitmen mencetak atlet berprestasi."
Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PB MI) menggelar Rakernas untuk menyusun program 2026-2027. Pengprov Kalbar turut hadir dan berkomitmen mencetak atlet berprestasi. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, NASIONAL  – Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PB MI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Jumat (10/4).

Agenda utama pertemuan ini adalah mengevaluasi kinerja kepengurusan serta menyusun peta jalan pembinaan atlet dan pengembangan industri olahraga muaythai untuk periode 2026–2027.

Rakernas tersebut dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan olahraga nasional, di antaranya Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, dan Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari.

Dalam arahannya, Menpora menyoroti potensi muaythai yang tidak sekadar sebagai olahraga prestasi, tetapi juga memiliki peluang besar di sektor industri olahraga dan sport tourism.

Baca Juga: Kawal Isu Dana Perkebunan hingga Pilkada DPRD, Bupati Ketapang Hadiri Rakernas Apkasi di Batam

Menpora mendorong agar PB MI di bawah kepemimpinan LaNyalla Mahmud Mattalitti dapat memperluas ekosistem muaythai dari tingkat akar rumput hingga penciptaan lapangan kerja di sektor tersebut.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, mengingatkan pentingnya evaluasi program pembinaan atlet agar berjalan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

Hal senada disampaikan Ketua Umum KOI, Raja Sapta Oktohari, yang mendorong PB MI untuk memperbanyak frekuensi kejuaraan guna menambah jam terbang para atlet di kancah internasional.

Menanggapi berbagai target tersebut, Ketua Umum PB MI LaNyalla Mahmud Mattalitti menyatakan komitmennya untuk terus membenahi organisasi. Ia juga menyinggung capaian terbaru timnas muaythai Indonesia pada ajang SEA Games di Thailand, di mana kontingen merah putih berhasil membawa pulang satu medali perak dan empat perunggu dari enam nomor pertandingan.

“Capaian ini menjadi bukti bahwa pembinaan tetap berjalan. Bahkan seharusnya kita bisa meraih emas, namun ada kendala non-teknis di lapangan. Ini menjadi bahan evaluasi kita bersama,” ujar LaNyalla yang juga memaparkan secara terbuka mengenai sejumlah dinamika internal yang tengah diselesaikan oleh organisasi.

Komitmen Muaythai Kalbar

Agenda strategis di tingkat nasional ini turut mendapat perhatian serius dari pengurus di tingkat daerah. Pengprov Muaythai Kalimantan Barat yang diwakili oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Asep Ahmad Saefullah dan Sekretaris Umum Junaidi SR Tambi Ali tampak hadir dalam Rakernas tersebut.

Bagi Pengprov Kalbar, Rakernas ini menjadi momentum krusial untuk menyelaraskan program daerah dengan pusat. Junaidi menyampaikan bahwa hasil rumusan di Jakarta akan menjadi acuan dasar dalam memacu pembinaan muaythai di berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Barat.