“Dengan kehadiran teman-teman Tuli dan juga Juru Bahasa Isyarat, yang juga ini merupakan salah satu perbedaan juga, yang merupakan kekuatan kita jikalau kita jaga, insyaallah ini menjadi kekuatan bagi kita semua untuk mencapai tujuan kita bersama,” tambahnya.
Melalui semangat “Satu dalam Perbedaan”, Pemerintah Kota Pontianak berharap kegiatan Tepelima ke-7 ini mampu menginspirasi generasi muda untuk terus menjadi garda terdepan dalam menjaga integrasi sosial dan merespons tantangan zaman dengan cara-cara yang inklusif serta penuh toleransi.
(Mira)













