Xenia Tabrak Mio di Depan SPBU Kebadu Sanggau, Pengendara Motor Luka Serius

Anggota kepolisian bersama warga saat mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas di depan SPBU Kebadu, Kecamatan Batang Tarang, untuk mendapatkan penanganan medis.
Anggota kepolisian bersama warga saat mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas di depan SPBU Kebadu, Kecamatan Batang Tarang, untuk mendapatkan penanganan medis. (Dok. Polres Sanggau)

Faktakalbar.id, SANGGAU – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil Daihatsu Xenia dan sepeda motor Yamaha Mio terjadi di Jalan Raya Batang Tarang–Tayan Hulu, tepatnya di depan SPBU Kebadu, Desa Kebadu, Kecamatan Batang Tarang, Kabupaten Sanggau, pada Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 09.45 WIB.

Insiden tabrakan ini mengakibatkan pengendara motor dan penumpangnya yang masih anak-anak dilarikan ke fasilitas kesehatan akibat luka benturan.

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Trans Kalimantan, Pemuda 25 Tahun Tewas Tabrakan dengan Dump Truk

Kronologi kejadian bermula ketika sepeda motor Yamaha Mio berwarna hijau tanpa pelat nomor yang dikendarai oleh Aprianto (36), warga Dusun Jonti, Desa Emberas, Kecamatan Tayan Hilir, melaju dari arah Batang Tarang menuju Tayan Hulu. Saat itu, Aprianto membonceng seorang anak bernama Kristian Rafael Ko (5).

Setibanya di tempat kejadian perkara, pengendara sepeda motor tersebut diduga berbelok secara mendadak ke arah kanan menuju area SPBU Kebadu untuk mengisi bahan bakar.

Namun nahas, di saat yang bersamaan dari arah belakang melaju kencang sebuah kendaraan roda empat jenis Daihatsu Xenia warna silver metalik dengan pelat nomor KB 1142 EI.

Mobil tersebut dikemudikan oleh Cahyadi (32), warga Dusun Pelangi I, Desa Sungai Sena, Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu.

Karena jarak antara kedua kendaraan sudah terlalu dekat, pengemudi mobil tidak memiliki ruang dan waktu yang cukup untuk mengerem, sehingga tabrakan keras pun tidak dapat dielakkan.

Kuatnya hantaman dalam kecelakaan di Batang Tarang ini mengakibatkan sepeda motor beserta kedua korban terpental cukup jauh hingga jatuh ke bahu jalan.

Akibat kecelakaan tersebut, korban Aprianto menderita luka yang cukup serius pada bagian kepala dan wajah.

Korban dievakuasi dalam kondisi mengalami pendarahan dari telinga bagian kiri, benturan di kepala, serta luka lecet pada area tangan dan kaki.

Korban langsung mendapat penanganan darurat dan dijadwalkan untuk dirujuk ke Rumah Sakit Antonius Pontianak guna mendapatkan perawatan medis yang lebih intensif.

Sementara itu, penumpang anak, Kristian Rafael Ko, terkonfirmasi mengalami luka ringan berupa lecet pada bagian pipi kiri dan kedua kakinya.

Kondisi korban dinyatakan sadar penuh saat menerima penanganan awal dari petugas medis.