Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Pengguna perangkat iOS atau iPhone kini tengah dibayangi ancaman keamanan serius. Sebuah kampanye serangan siber menggunakan aplikasi WhatsApp palsu dilaporkan merebak dan menargetkan ratusan pengguna untuk mencuri data pribadi melalui perangkat lunak berbahaya.
Laporan terbaru menyebutkan setidaknya 200 pengguna iPhone telah menjadi korban, dengan basis terbanyak ditemukan di Italia.
Para korban terjebak dalam skema rekayasa sosial (social engineering) yang sangat rapi dan meyakinkan.
Baca Juga: Cara Mengaktifkan Fitur Blokir Otomatis Chat WhatsApp dari Nomor Tak Dikenal 2026
Modus Pembaruan Palsu
Menurut laporan media Italia La Repubblica, pelaku melancarkan aksinya dengan menyamarkan aplikasi berbahaya tersebut sebagai pembaruan (update) resmi WhatsApp. Aplikasi ini dirancang menyerupai versi asli agar pengguna tidak menaruh curiga saat diminta mengunduh.
Setelah terpasang, aplikasi palsu ini akan membuka pintu akses bagi pihak luar untuk mengendalikan perangkat.
Dampaknya sangat fatal, mulai dari pencurian data sensitif hingga penyalahgunaan akun secara penuh.
Penjelasan Meta dan WhatsApp
Menanggapi insiden ini, Meta sebagai induk perusahaan WhatsApp menegaskan bahwa serangan ini tidak disebabkan oleh celah keamanan pada sistem mereka.
















