Faktakalbar.id, LOMBOK UTARA – Bencana banjir bandang di Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menerjang permukiman warga secara tiba-tiba pada Minggu (5/4/2026) pagi.
Luapan air bah berarus deras tersebut menyapu Desa Menggala dan Desa Pemenang Barat yang berada di wilayah administratif Kecamatan Pemenang sekitar pukul 05.00 WITA.
Baca Juga: Ribuan Warga Terdampak, Banjir di Kabupaten Seluma Rendam Rumah, Sawah, hingga Kolam Ikan
Berdasarkan laporan kejadian bencana yang dirangkum oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), aliran air bah yang turun dengan kecepatan tinggi tersebut membawa daya rusak yang signifikan. Sebanyak 212 jiwa dari dua desa tersebut dilaporkan terdampak langsung oleh terjangan air.
Kerusakan infrastruktur akibat banjir bandang di Lombok Utara ini tergolong cukup parah. Tercatat sebanyak tiga unit bangunan rumah milik warga hanyut tak bersisa diterjang kuatnya arus banjir. Selain itu, 63 unit rumah lainnya mengalami kerusakan dan terendam material banjir.
Hantaman air juga merusak fasilitas publik dan area pencaharian warga. Sebuah tanggul sungai sepanjang 100 meter dilaporkan jebol akibat tak mampu menahan debit air yang melonjak tajam. Di sektor pertanian, sekitar 1,6 hektare lahan produktif milik warga rusak tertutup material lumpur.
Memasuki hari Senin (6/4/2026), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Utara mengonfirmasi bahwa genangan air di lokasi kejadian telah berangsur surut. Meski demikian, tim gabungan dan warga masih harus bekerja keras membersihkan material lumpur pekat dan puing-puing sisa banjir bandang yang masih memenuhi area dalam rumah warga.
















