Tabrakan Mobil vs Motor di Depan SPBU Kebadu Sanggau, Pengendara Luka Parah

Kondisi ringsek bagian depan mobil Daihatsu Xenia berpelat KB 1142 EI usai terlibat kecelakaan lalu lintas di depan SPBU Kebadu, Kecamatan Batang Tarang, Sanggau.
Kondisi ringsek bagian depan mobil Daihatsu Xenia berpelat KB 1142 EI usai terlibat kecelakaan lalu lintas di depan SPBU Kebadu, Kecamatan Batang Tarang, Sanggau. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, SANGGAU – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil Daihatsu Xenia dan sepeda motor Yamaha Mio terjadi di depan SPBU Kebadu, Kecamatan Batang Tarang, Kabupaten Sanggau, pada Selasa (7/4/2026).

Insiden yang terjadi sekitar pukul 09.45 WIB ini mengakibatkan pengendara motor mengalami luka serius di bagian kepala dan harus dirujuk ke rumah sakit di Pontianak.

Baca Juga: Abaikan Keluhan Sopir Soal Sistem Pengereman, Perusahaan Bus Terkait Kecelakaan di Sanggau Diselidiki

Peristiwa kecelakaan di Batang Tarang ini bermula saat sepeda motor Yamaha Mio berwarna hijau tanpa pelat nomor melaju dari arah Batang Tarang menuju Tayan Hulu.

Motor tersebut dikendarai oleh Aprianto (36), warga Dusun Jonti, Desa Emberas, Kecamatan Tayan Hilir, yang saat itu membonceng seorang anak bernama Kristian Rafael Ko (5).

Setibanya di Jalan Raya Batang Tarang–Tayan Hulu, tepatnya di depan SPBU Kebadu, pengendara sepeda motor diduga hendak berbelok ke kanan untuk mengisi bahan bakar.

Namun, pada saat yang bersamaan, sebuah mobil Daihatsu Xenia warna silver metalik dengan nomor polisi KB 1142 EI melaju dari arah belakang. Mobil tersebut dikemudikan oleh Cahyadi (32), warga Dusun Pelangi I, Desa Sungai Sena, Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu.

Lantaran jarak yang sudah terlalu dekat, pengemudi mobil tidak sempat menghindar sehingga tabrakan keras tidak terelakkan.

Benturan tersebut menyebabkan sepeda motor dan kedua korban terpental ke bahu jalan. Akibat kecelakaan di Batang Tarang ini, Aprianto mengalami pendarahan dari telinga kiri, benturan di kepala, serta luka lecet pada tangan dan kaki.

Korban Aprianto direncanakan untuk segera dirujuk ke Rumah Sakit Antonius Pontianak guna mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif.

Sementara itu, penumpang anak, Kristian Rafael Ko, dilaporkan hanya mengalami luka ringan berupa lecet pada bagian pipi kiri serta kedua kakinya dan dalam kondisi sadar.