Faktakalbar.id, NGANJUK – Hujan deras yang disertai angin kencang di Nganjuk memporak-porandakan puluhan rumah di wilayah Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, pada Senin (6/4/2026).
Bencana hidrometeorologi yang dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem ini melanda dua desa secara bersamaan sekitar pukul 17.00 WIB.
Baca Juga: Angin Kencang Terjang Undaan Kudus, Ratusan Rumah Rusak dan Satu Warga Terluka
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Direktorat Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat mencatat bahwa terjangan angin ini mengakibatkan kerusakan struktural yang cukup merata di lokasi kejadian.
Sebanyak 62 bangunan rumah milik warga di Desa Ngadipiro dan Desa Wilangan mengalami kerusakan.
Secara rinci, sebanyak 41 unit rumah mengalami kerusakan di wilayah Desa Ngadipiro, sementara 21 unit rumah lainnya berada di wilayah Desa Wilangan.
Sebagian besar kerusakan yang dialami oleh warga masuk dalam kategori rusak ringan, dengan fokus kerusakan utama terjadi pada bagian atap rumah yang beterbangan disapu pusaran angin.
Selain menyasar bangunan permukiman, bencana angin kencang di Nganjuk ini juga menumbangkan sejumlah pohon berukuran besar di sekitar lokasi permukiman. Salah satu fasilitas umum yang turut terdampak adalah Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat yang tertimpa material pohon tumbang.
Merespons kejadian darurat tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk langsung menurunkan tim reaksi cepat ke lokasi kejadian.
Para petugas bersama warga setempat secara bahu-membahu bergotong royong memotong batang pohon tumbang, menyingkirkan material puing, serta memperbaiki atap rumah warga yang mengalami kerusakan.
Beruntung, pada Selasa (7/4/2026), kondisi cuaca di lokasi kejadian dilaporkan kembali cerah berawan sehingga proses pemulihan dapat berjalan maksimal.
















