Namun, tidak seluruhnya mengalami luka.
“Sebagian penumpang tidak mengalami cedera, sementara lainnya mengalami luka ringan hingga berat,” ucap Bukhari.
Terkait dugaan penyebab kecelakaan, termasuk isu rem blong, Bukhari belum memberikan kepastian. Ia menegaskan kendaraan dalam kondisi laik jalan dan masa uji kir masih berlaku saat keberangkatan.
“Kami masih menunggu hasil investigasi. Semua akan dibuka secara transparan,” katanya.
Ia juga menyebut sistem kamera pengawas (CCTV) di dalam bus berfungsi dan kini menjadi bagian dari bahan pemeriksaan untuk mengungkap kronologi kecelakaan.
Baca Juga: Bus DAMRI Sintang-Pontianak Kecelakaan di Penyeladi Sanggau, Proses Evakuasi Masih Berlangsung
Meski insiden terjadi, DAMRI memastikan operasional layanan, termasuk rute Sintang–Pontianak, tetap berjalan normal.
“Kami tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan pelanggan dalam setiap operasional,” ujar Bukhari.
(Arya)










