Faktakalbar.id, BANJAR – Bencana banjir di Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, merendam permukiman padat penduduk di wilayah Desa Tanah Abang, Kecamatan Mataraman, pada Senin (6/4/2026).
Tingginya intensitas curah hujan memicu luapan air yang menggenangi permukiman warga sejak pukul 13.00 WITA.
Baca Juga: Ribuan Warga Terdampak, Banjir di Kabupaten Seluma Rendam Rumah, Sawah, hingga Kolam Ikan
Berdasarkan laporan kaji cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, ketinggian muka air di lokasi kejadian terpantau sangat signifikan, yakni mencapai 130 sentimeter dari permukaan tanah.
Air bah tersebut merendam sedikitnya puluhan rumah dan melumpuhkan aktivitas harian warga setempat.
Tercatat sebanyak 74 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 180 jiwa terdampak langsung akibat insiden banjir di Kabupaten Banjar ini. Petugas dari BPBD dan unsur SAR gabungan segera diterjunkan ke lokasi untuk memastikan keselamatan para korban dan melakukan upaya pendataan secara komprehensif.
Memasuki hari Selasa (7/4/2026), genangan air yang merendam Desa Tanah Abang dilaporkan telah berangsur surut. Meski demikian, pihak berwenang terus melakukan pemantauan situasi secara ketat selama 24 jam.
Hal ini dilakukan lantaran Desa Tanah Abang memiliki topografi dataran yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan desa-desa lain di sekitarnya.
Karakteristik geografis tersebut membuat wilayah ini sangat rentan mengalami kenaikan debit air kembali, baik akibat hujan deras lokal maupun mendapat limpahan air kiriman dari dataran yang lebih tinggi.
















