Mendikdasmen Abdul Mu’ti Pastikan TKA SMP Bebas Curang

Mendikdasmen Abdul Mu'ti pastikan TKA SMP berjalan jujur. Ia melarang pengawas main medsos dan menyebut tes ini sebagai referensi masuk sekolah. (Dok: Kemendikdasmen)
Mendikdasmen Abdul Mu'ti pastikan TKA SMP berjalan jujur. Ia melarang pengawas main medsos dan menyebut tes ini sebagai referensi masuk sekolah. (Dok: Kemendikdasmen

“Data ini nantinya menjadi salah satu referensi dalam proses sistem penerimaan murid baru melalui jalur domisili, prestasi, maupun afirmasi,” ungkapnya.

Mendikdasmen menitipkan pesan agar para peserta ujian menjunjung tinggi integritas dengan semangat yang tinggi. Ia mempopulerkan jargon “Jujur dan Gembira” agar suasana ujian tidak menjadi beban mental bagi siswa.

Baca Juga: Tantangan AI dalam Dunia Pendidikan: Indonesia Tuntut Sistem Belajar Lebih Adaptif

Larangan Konten Medsos Bagi Pengawas

“Kerjakan dengan jujur dan gembira, karena ini adalah bagian dari proses, bukan akhir,” kata Abdul Mu’ti.

Mendikdasmen menginstruksikan para pengawas ujian untuk menjaga profesionalisme selama bertugas di dalam ruang kelas. Pengawas tidak boleh melakukan dokumentasi yang tidak perlu seperti merekam video atau memperbarui status media sosial.

Langkah ini bertujuan menjamin kefokusan pengawasan serta menjaga kerahasiaan dan martabat proses asesmen nasional.

(*Sr)