Desak Reformasi Institusi Keamanan, Ratusan Mahasiswa BEM Untan Gelar Aksi di DPRD Kalbar

"Mahasiswa BEM KB Untan geruduk DPRD Kalbar. Mereka menuntut pengusutan kasus penyiraman air keras Andri Yunus dan reformasi institusi TNI-Polri."
Mahasiswa BEM KB Untan geruduk DPRD Kalbar. Mereka menuntut pengusutan kasus penyiraman air keras Andri Yunus dan reformasi institusi TNI-Polri. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Hari ini kami belum mendapatkan klimaks dari aksi ini. Kami meminta Pangdam dan Kapolda hadir langsung ke hadapan massa, tetapi tidak bersedia menemui kami. Jika tembok kebungkaman ini terus dipertahankan, kami pastikan akan melakukan aksi lanjutan yang berjilid-jilid seperti Agustus kemarin,” tegas Pangestu.

Adapun sembilan tuntutan yang dirilis melalui Karsa Kolektif mencakup penolakan pembungkaman aktivis, pengusutan tuntas kasus Andri Yunus melalui peradilan umum, hingga pembentukan tim pencari fakta independen.

Mahasiswa juga mendesak penghentian proses hukum terhadap Tarsius Fendy Sesupi di Ketapang serta mendorong reformasi menyeluruh di tubuh TNI dan Polri.

BEM KB Untan menyatakan akan terus mengonsolidasikan kekuatan dan memantau perkembangan penanganan kasus-kasus tersebut di tingkat penegak hukum maupun pemerintah daerah.

Baca Juga: Aksi Massa di DPRD Kalbar Gugat Program MBG: Dinilai Sekadar Proyek Borongan Elite

(Mira)