Faktakalbar.id, PUNCAK –Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Komando (Yonko) 466 Pasukan Khas (Pasgat) melaksanakan operasi pengamanan di landasan pacu ( airstrip ) perintis Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, pada Senin (6/4/2026).
Pengamanan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran aktivitas penerbangan yang menjadi satu-satunya jalur distribusi logistik bagi masyarakat setempat.
Baca Juga: Prajurit Satgas Yon Parako 466 Gelar Bakti Sosial dan Pengobatan di Wamena Papua
Di lokasi Bandara Sinak Papua Tengah, para prajurit bertindak sebagai operator komunikasi taktis yang memandu pergerakan helikopter jenis Bell dan pesawat perintis jenis caravan.
Mereka mengatur proses pendaratan ( landing ) dan lepas landas ( take off ) secara presisi di tengah kontur alam pegunungan. Sementara itu, prajurit lainnya disiagakan di berbagai area sekitar bandara untuk menjaga keamanan fasilitas secara keseluruhan.
Jalur udara di distrik ini merupakan akses vital bagi warga pegunungan. Bandara perintis tersebut menjadi sarana utama pendistribusian bahan makanan, obat-obatan, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya untuk masyarakat sipil. Tanpa adanya jaminan keamanan penerbangan, distribusi logistik ke wilayah terisolasi ini berpotensi terputus.
Dalam menjalankan operasi harian, para prajurit TNI harus selalu mewaspadai perubahan cuaca pegunungan secara tiba-tiba dan potensi gangguan keamanan bersenjata. Komandan Pos (Danpos) Satgas Yon Parako 466 Pasgat, Kapten Pas Rizki Amrullah Oktavido, S.Tr.(Han), menyatakan bahwa kondisi alam menjadi rintangan utama di lapangan.











