Baca Juga: Update: Kecelakaan DAMRI di Penyeladi Sanggau, 1 Tewas, 10 Luka berat, 10 luka ringan
Sadar akan kerusakan rem, Indra mengaku mengemudikan bus dengan kecepatan rendah. Namun, setibanya di turunan Penyeladi pada pukul 13.40 WIB, petaka tak dapat dihindari. Bus kehilangan fungsi pengereman secara total di jalan menurun dan menikung, hingga akhirnya oleng dan terhempas.
Kapolsek Kapuas, Iptu Marianus, saat dikonfirmasi menyatakan bahwa hasil penyelidikan awal di lapangan memang mengarah pada kegagalan fungsi teknis yang berpadu dengan kondisi jalan.
“Dari hasil sementara, diduga kecelakaan terjadi karena kombinasi antara faktor teknis kendaraan, yakni rem yang tidak berfungsi optimal, serta kondisi jalan yang menurun dan berbelok,” jelasnya.
Menyikapi insiden bus rem blong di Sanggau ini, Iptu Marianus secara tegas memberikan peringatan keras. Ia mengimbau kepada seluruh pengemudi dan khususnya para pemilik perusahaan transportasi agar tidak bermain-main dengan nyawa manusia.
Pengecekan standar kelayakan kendaraan sebelum operasional adalah kewajiban mutlak demi menjamin keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya. Saat ini, Unit Laka Lantas Polres Sanggau tengah mendalami kasus ini untuk mengungkap seluruh aspek penyebab kecelakaan.
(Ariya)
















