“Diduga korban terjatuh ke sungai. Rekan-rekan korban bersama masyarakat setempat sempat melakukan pencarian awal, namun hasilnya masih nihil,” jelasnya.
Merespons laporan hilangnya ABK TB Sinar Marine 05 tersebut, Tim Rescue Kansar Pontianak yang tiba di lokasi kejadian langsung berkoordinasi dengan unsur SAR terkait lainnya.
Baca Juga: Miliki Riwayat Stroke Ringan, Pria di Sanggau Ditemukan Meninggal Mengapung di Sungai Sekayam
Petugas gabungan segera mematangkan rencana operasi dan melakukan pencarian secara intensif dengan metode penyisiran di atas permukaan air Sungai Kapuas.
Pada hari pertama operasi pencarian resmi, kegiatan penyisiran sempat dihentikan sementara pada pukul 17.30 WIB karena faktor minimnya penerangan, dengan hasil yang masih nihil.
Kendati demikian, tim SAR tetap bersiaga melakukan koordinasi dan pemantauan visual di sekitar titik dugaan jatuhnya korban.
“Sekitar pukul 20.15 WIB, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan korban dalam kondisi mengapung di permukaan air, sekitar 50 meter ke arah hilir dari lokasi kejadian,” ungkap I Made Junetra.
Petugas mencatat korban ditemukan tewas pada titik koordinat 0°3’36” S – 109°22’13” E. Tim SAR gabungan kemudian langsung mengevakuasi jenazah korban dari permukaan air dan menyerahkannya kepada pihak manajemen kapal.
Jenazah tersebut selanjutnya dibawa menuju RSUD Soedarso menggunakan ambulans untuk penanganan lebih lanjut.
“Pada pukul 21.00 WIB, operasi SAR secara resmi diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” pungkasnya.
(*Red)
















