Pamit Berburu, Pria di Sekadau Ditemukan Tewas Gantung Diri di Bekas Kandang Ayam

Kepolisian saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait penemuan jenazah seorang warga di Kecamatan Nanga Mahap.
Kepolisian saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait penemuan jenazah seorang warga di Kecamatan Nanga Mahap. (Dok. Polres Sekadau)

Faktakalbar.id, SEKADAU – Kepolisian Resor (Polres) Sekadau membeberkan kronologi penemuan jenazah seorang pria yang meninggal dunia diduga akibat gantung diri di Desa Cenayan, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau.

Peristiwa gantung diri di Sekadau yang menimpa warga berinisial C (29) tersebut terjadi pada Jumat (3/4/2026) dan langsung memicu kepanikan warga sekitar.

Baca Juga: Tinggalkan Surat Wasiat, Pemuda 23 Tahun Akhiri Hidup dalam Kasus Gantung Diri di Singkawang

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono menyampaikan bahwa jenazah korban pertama kali ditemukan oleh anggota keluarganya sendiri pada sore hari.

“Korban ditemukan oleh pihak keluarga sekitar pukul 14.50 WIB di area bekas kandang ayam milik warga,” ujar AKP Triyono dalam keterangan resminya pada Sabtu (4/4/2026).

AKP Triyono menjelaskan, rentetan kejadian ini bermula pada Jumat siang sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, orang tua korban mendatangi rumah mertua korban dengan tujuan mencari keberadaan anaknya.

Namun, korban dipastikan tidak berada di rumah tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun aparat, korban sebelumnya sempat berpamitan untuk pergi berburu ke hutan sejak beberapa hari sebelumnya.

Kecurigaan pihak keluarga mulai muncul dan menguat ketika mereka menyadari adanya kejanggalan di area rumah.

Seutas tali yang terbuat dari kulit kayu, atau yang biasa disebut warga lokal sebagai tali kepuak, diketahui hilang dari tempatnya. Padahal, tali tersebut merupakan perlengkapan yang sehari-hari digunakan untuk keperluan rumah tangga.

Berbekal kecurigaan akibat hilangnya tali kepuak tersebut, pihak keluarga bersama sejumlah saksi mata berinisiatif melakukan pencarian secara mandiri. Mereka menyisir berbagai lokasi di sekitar tempat tinggal korban untuk melacak jejaknya.