Sanggau  

Tipu Warga Modus Uang Muka, Pelaku Penipuan Jual Beli Motor di Sekayam Ditangkap Polisi

Aparat Polsek Sekayam saat melakukan proses pemeriksaan lanjutan terhadap terduga pelaku tindak pidana penipuan jual beli kendaraan bermotor.
Aparat Polsek Sekayam saat melakukan proses pemeriksaan lanjutan terhadap terduga pelaku tindak pidana penipuan jual beli kendaraan bermotor. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, SANGGAU – Kepolisian Sektor (Polsek) Sekayam berhasil mengungkap kasus tindak pidana penipuan jual beli motor di Sekayam, Kabupaten Sanggau.

Petugas kepolisian telah mengamankan seorang pria berinisial SB (33) yang diduga kuat menjadi pelaku utama penipuan dengan modus menawarkan sepeda motor jenis Honda Vario fiktif kepada korbannya.

Baca Juga:  Awas Penipuan! Link Pendaftaran CPNS Dishub di TikTok Ternyata Modus Pencurian Data

Peristiwa kejahatan properti ini menimpa seorang warga bernama Adriansyah, yang berdomisili di Dusun Fajar, Desa Sungai Jaga A, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang.

Korban secara resmi melaporkan kejadian yang merugikannya tersebut ke Polsek Sekayam setelah pelaku tidak kunjung menepati janji pengiriman unit sepeda motor, meskipun telah menerima sejumlah uang tunai.

Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan kepolisian, kronologi kejadian penipuan jual beli motor di Sekayam ini bermula dari pertemuan antara korban dan pelaku pada Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.

Keduanya melakukan transaksi awal di Warkop Nerina yang berlokasi di Jalan Temenggung Gergaji, Dusun Balai Karangan III, Desa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam.

Dalam pertemuan tersebut, terduga pelaku SB menawarkan sepeda motor Vario kepada pelapor dengan dalih kendaraan tersebut adalah milik orang lain. Pelaku menetapkan syarat uang muka (DP) sebesar Rp5 juta.

Karena pelapor hanya memegang uang tunai sebesar Rp3 juta, pelaku pun beralasan bersedia untuk menalangi sisa kekurangannya. Pada hari yang sama, pelapor menyerahkan uang Rp3 juta tersebut kepada pelaku di warung kopi bersangkutan.

Pelaku kemudian mengumbar janji bahwa sepeda motor tersebut akan segera dikirim ke alamat korban sebelum perayaan Hari Raya Idulfitri.