4. Melakukan Refleksi Diri secara Mandiri
Paskah adalah momen kemenangan atas maut.
Gunakan waktu kesendirianmu untuk merenung secara mendalam tentang makna pengorbanan dan kebangkitan dalam hidupmu pribadi.
Kamu bisa membaca Alkitab, mendengarkan lagu rohani, atau menulis jurnal tentang hal-hal yang patut disyukuri tahun ini.
Terkadang, kesunyian justru membawa kita lebih dekat dengan Tuhan.
5. Berbagi Kasih dengan Sesama
Jika kamu merasa sedih karena jauh dari keluarga, cobalah untuk mengalihkan energi tersebut dengan berbagi kepada orang lain yang lebih membutuhkan.
Kamu bisa mengunjungi panti asuhan, memberikan bingkisan kecil kepada tunawisma, atau sekadar membantu orang di sekitarmu.
Memberi akan menghadirkan sukacita yang jauh lebih besar dan membuat perayaan Paskahmu terasa sangat nyata.
Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat, Ini 4 Fakta Menarik Seputar Puasa Pra Paskah Umat Katolik
(Mira)
















