Sering Berpindah Tanggal, Ini Alasan Kenapa Waktu Jumat Agung Selalu Berubah Setiap Tahun

"Pernah penasaran mengapa Jumat Agung tidak punya tanggal tetap? Simak penjelasan mengenai hitungan fase bulan dan ekuinoks yang menentukan tanggal hari suci ini."
Pernah penasaran mengapa Jumat Agung tidak punya tanggal tetap? Simak penjelasan mengenai hitungan fase bulan dan ekuinoks yang menentukan tanggal hari suci ini. (Dok. Ist)

4. Rentang Waktu Maret hingga April

Karena perpaduan antara hitungan ekuinoks dan fase bulan purnama ini, Jumat Agung selalu jatuh di antara tanggal 20 Maret hingga 23 April.

Variasi ini memastikan bahwa peringatan wafat dan kebangkitan Yesus Kristus selalu terjadi di musim semi (untuk belahan bumi utara), yang secara simbolis melambangkan kehidupan baru.

5. Perbedaan Kalender Gregorian dan Julian

Perubahan tanggal ini juga dipengaruhi oleh penggunaan kalender yang berbeda.

Sebagian besar gereja Barat menggunakan kalender Gregorian, sementara beberapa gereja Timur (Ortodoks) masih menggunakan kalender Julian.

Hal inilah yang terkadang menyebabkan perbedaan waktu perayaan Paskah di berbagai belahan dunia, meskipun dasar perhitungannya tetap merujuk pada fenomena astronomi yang sama.

Baca Juga: Bukan Sekadar Hiasan, Ini Alasan Kenapa Paskah Identik dengan Kelinci dan Telur

(Mira)