4. Mengurangi Kebiasaan Buruk yang Disukai
Pantangan Paskah juga bersifat pribadi. Banyak orang memilih untuk berhenti melakukan kebiasaan yang paling mereka sukai namun bersifat konsumtif atau buruk bagi kesehatan, seperti merokok, minum kopi berlebihan, atau belanja barang branded.
Menahan keinginan (desire) ini melatih kematangan jiwa dalam menghadapi godaan duniawi.
5. Pantang Menutup Mata Terhadap Sesama
Pantangan yang paling hakiki adalah pantang menjadi egois.
Selama masa Paskah, umat dilarang hanya fokus pada kesalehan pribadi tetapi mengabaikan orang miskin di sekitarnya.
Uang yang dihemat dari hasil pantang makan atau hobi biasanya dikumpulkan dalam kotak dana Paskah untuk disumbangkan kepada mereka yang membutuhkan.
Baca Juga:Â Pastikan Ibadah Paskah Aman, Kepala BNPB Tinjau Gereja Terdampak Gempa M 7,6 di Minahasa
(Mira)
















