Faktakalbar.id, PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Kepolisian Daerah (Polda) setempat menyatakan kesiapan penuh menyelenggarakan turnamen bola voli internasional.
Bertepatan dengan hal tersebut, pihak panitia penyelenggara secara resmi membuka penjualan tiket AVC Men’s Champions League 2026 mulai hari ini, Kamis (2/4/2026), untuk rangkaian pertandingan yang akan dipusatkan di Kota Pontianak.
Baca Juga: Pontianak Jadi Tuan Rumah AVC Men’s Champions League 2026 Mei Mendatang
Mengantisipasi lonjakan antusiasme penonton, Polda Kalbar menegaskan komitmennya untuk menjaga kelancaran serta ketertiban turnamen klub-klub elite Asia ini sejak laga pembuka hingga partai puncak.
Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, memastikan bahwa kepolisian telah merancang skema pengamanan berlapis berskala internasional yang tetap mengedepankan pendekatan humanis demi kenyamanan pemain dan penonton.
“Polda Kalbar beserta jajaran siap memberikan pengamanan maksimal untuk mensukseskan AVC Men’s Champions League 2026. Kami menghimbau kepada seluruh Masyarakat dan pecinta voli untuk menjaga ketertiban, baik di dalam maupun di luar arena. Mari kita tunjukkan bahwa Kalimantan Barat adalah tuan rumah yang ramah dan aman bagi tamu-tamu internasional,” ujar Bambang di Pontianak, Kamis (2/4/2026).
Guna mengakomodasi tingginya minat masyarakat untuk menonton langsung di arena, kepolisian juga turut menyosialisasikan dimulainya tahap penjualan tiket kepada publik.
“Bagi Masyarakat yang ingin menyaksikan langsung aksi para bintang Voli Asia, panitia resmi membuka penjualan tiket mulai hari ini, 2 April 2026. Guna memudahkan akses, tiket tersedia dalam dua metode, yaitu Online dan Offline,” kata Bambang.
Bagi masyarakat yang ingin membeli tiket AVC Men’s Champions League 2026 secara daring (online), transaksi sudah dapat diakses melalui situs web maupun aplikasi Yesplis.
Nantinya, pembeli akan menerima kode batang (barcode) digital yang wajib ditukarkan menjadi gelang tiket fisik di lokasi pertandingan, maksimal lima jam sebelum pintu masuk area dibuka (open gate).
















