Pastikan Akses Aman, Pemprov Kalbar Kucurkan Rp20 Miliar untuk Rehabilitasi Jembatan Keraton Kubu

"Pemprov Kalbar siapkan Rp20 miliar untuk proyek rehabilitasi Jembatan Keraton Kubu. Sekda Harison tegaskan perbaikan ini demi keselamatan dan ekonomi warga."
Pemprov Kalbar siapkan Rp20 miliar untuk proyek rehabilitasi Jembatan Keraton Kubu. Sekda Harison tegaskan perbaikan ini demi keselamatan dan ekonomi warga. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, KUBU RAYA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) memastikan komitmennya dalam memperkuat infrastruktur di Kabupaten Kubu Raya.

Salah satu langkah strategis yang diambil adalah pengalokasian anggaran sebesar Rp20 miliar yang dikhususkan untuk proyek rehabilitasi Jembatan Keraton Kubu.

Kepastian anggaran tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar, Harison, saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Kubu Raya Tahun 2027 di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Jalan Arteri Supadio, Kamis (2/4/2026).

Harison menegaskan bahwa kondisi Jembatan Keraton Kubu saat ini sudah menjadi perhatian serius pemerintah provinsi karena memerlukan penanganan teknis segera demi menjamin keamanan pengguna jalan.

Baca Juga: Dirut Bank Kalbar Ucapkan Selamat Hari Jadi ke-18 Kabupaten Kubu Raya, Tekankan Komitmen Dukung UMKM

“Pemprov Kalbar akan mengalokasikan anggaran sekitar Rp20 miliar untuk rehab Jembatan Keraton Kubu, guna memastikan keselamatan dan kelancaran akses masyarakat,” ujar Harison di hadapan peserta Musrenbang.

Menurutnya, jembatan tersebut bukan sekadar penghubung fisik, melainkan urat nadi transportasi yang menunjang mobilitas harian serta denyut perekonomian masyarakat di wilayah Kubu Raya dan sekitarnya. Rehabilitasi ini diharapkan dapat menghilangkan hambatan logistik dan memberikan rasa aman bagi warga yang melintas.

Sebelum pengerjaan fisik dimulai, Pemprov Kalbar terlebih dahulu akan melakukan kajian teknis secara menyeluruh. Hal ini dilakukan agar proses rehabilitasi berjalan optimal, memiliki daya tahan jangka panjang, dan sesuai dengan standar keamanan nasional yang telah ditetapkan.

Harison juga meminta dukungan dari seluruh pemangku kepentingan agar proyek infrastruktur ini dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.