Jalan dan Jembatan Muara Gaduh Rusak Akibat Longsor di Sekadau Hilir

Kondisi tebing jalan dan jembatan di kawasan Muara Gaduh, Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, yang mengalami longsor akibat hujan deras pada Kamis (2/4/2026) pagi.
Kondisi tebing jalan dan jembatan di kawasan Muara Gaduh, Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, yang mengalami longsor akibat hujan deras pada Kamis (2/4/2026) pagi. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, SEKADAU –  Warga Kampung Tebal, Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, dihebohkan oleh amblesnya akses jalan dan tebing di sekitar Jembatan Muara Gaduh, Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.

Lokasi kejadian spesifik berada di wilayah RT 01 Muara Gaduh, Dusun Sewak. Titik pergerakan tanah ini terletak persis di simpang jalan menuju kawasan Congkongliau, sesaat sebelum memasuki area Jembatan Muara Gaduh.

Baca Juga: Dump Truk Terperosok, Sebagian Badan Jalan Jembatan di Meliau Sanggau Jebol Tergerus Air

Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada akses jalan dan jembatan yang selama ini menjadi urat nadi mobilitas sekaligus fasilitas umum warga setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, bencana alam ini dipicu oleh cuaca ekstrem. Hujan deras dengan intensitas tinggi telah mengguyur wilayah Kabupaten Sekadau sejak dini hari. Tingginya curah hujan menyebabkan kondisi tanah di sekitar lokasi kejadian menjadi sangat lembap dan labil. Kondisi ini membuat tanah kehilangan daya ikat sehingga sangat mudah tergerus oleh aliran air hujan.

Kerentanan struktur tanah semakin diperparah oleh letak geografis lokasi kejadian. Area yang terdampak longsor merupakan kawasan tebing curam yang berbatasan langsung dengan aliran Sungai Sekadau. Saat volume air sungai meningkat dan arus menjadi lebih deras akibat hujan, erosi pada bagian bawah tebing terjadi secara cepat, yang pada akhirnya memicu runtuhnya material tanah di bagian atas jalan raya.

Terputusnya jalan dan rusaknya struktur di dekat jembatan ini tentu sangat berdampak pada aktivitas keseharian warga Desa Mungguk dan sekitarnya. Akses utama menuju Congkongliau kini terhambat. Warga yang terbiasa menggunakan jalur tersebut untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun aktivitas sosial lainnya harus mencari alternatif jalan lain di tengah kondisi cuaca yang masih mendung.