IHSG Menghijau, Investor Wajib Pantau Saham Cuan Ini

Ilustrasi - Indeks Harga Saham Gabungan kembali menguat. Simak ulasan sentimen pasar global dan deretan rekomendasi saham potensial untuk mendulang keuntungan hari ini. (Dok. Ist)
Ilustrasi - Indeks Harga Saham Gabungan kembali menguat. Simak ulasan sentimen pasar global dan deretan rekomendasi saham potensial untuk mendulang keuntungan hari ini. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan performa positif setelah menutup perdagangan dengan penguatan signifikan pada hari Rabu (1/3/2026). Indeks saham utama tanah air ini melesat naik hingga menembus level 7.184.

Lonjakan harga beberapa saham berkapitalisasi besar sukses menopang penguatan bursa saham.

Saham Impack Pratama Industri memimpin penguatan dengan kenaikan ekstrem, menyusul saham Telkom Indonesia dan Barito Renewables Energy yang ikut mencetak rapor hijau.

Baca Juga: Pemerintah Resmi Perpanjang Izin Freeport Hingga 2061, Saham Negara Tambah 12 Persen

Sebaliknya, saham Chandra Asri Petrochemical, Bank Mega, dan Adaro Andalan Indonesia justru memberikan tekanan pada pasar melalui pelemahan harga saham mereka.

Aksi Jual Asing dan Sentimen Global

Kelompok investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih mencapai 162,85 miliar rupiah pada pasar reguler.

Meski demikian, sentimen positif dari penguatan bursa saham Amerika Serikat berhasil meredam dampak keluarnya dana asing tersebut.

Para pelaku pasar merespons positif upaya pemerintah Amerika Serikat dalam meredakan ketegangan geopolitik global pada beberapa pekan mendatang.

Baca Juga: CEO Danantara: Investor Asing Berpeluang Miliki Saham Bursa Efek Indonesia

Aksi Korporasi Perusahaan Tercatat

Sejumlah perusahaan membagikan kabar gembira terkait prospek kinerja mereka. Manajemen Impack Pratama Industri membidik pendapatan mencapai 5,10 triliun rupiah dan laba bersih 700 miliar rupiah pada tahun ini.

Pada kesempatan lain, jajaran direksi Dana Brata Luhur merencanakan pembagian dividen senilai 200,46 miliar rupiah bagi para pemegang saham setia mereka.