Prakiraan Cuaca Kalbar 1 April: Waspada Cuaca Ekstrem Singkat pada Siang dan Malam Hari

Peta infografis potensi curah hujan harian di seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Barat
Peta infografis potensi curah hujan harian di seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Barat. (Dok. BMKG Kalbar)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi merilis informasi prakiraan cuaca Kalimantan Barat untuk hari Rabu, (1/4/2026).

Hampir seluruh wilayah di provinsi ini diprakirakan akan diguyur presipitasi dengan intensitas ringan hingga sedang.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kalimantan Barat 31 Maret 2026: BMKG Peringatkan Hujan Petir dan Potensi Karhutla

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir serta tiupan angin kencang berdurasi singkat, khususnya pada rentang waktu siang, sore, dan malam hari.

Berdasarkan peta potensi hujan harian yang dimutakhirkan oleh BMKG pada Selasa (31/3/2026) pukul 20.20 WIB, terdapat variasi intensitas curah hujan di 14 kabupaten dan kota.

Sorotan utama pada awal April ini tertuju pada wilayah Kabupaten Kapuas Hulu yang masuk dalam kategori peringatan warna oranye.

Indikator tersebut menandakan potensi terjadinya hujan lebat. Masyarakat dan instansi penanggulangan bencana di wilayah tersebut diminta untuk bersiaga mengantisipasi dampak hidrometeorologi.

Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang diprediksi akan mendominasi dan mengguyur delapan wilayah kabupaten. Kedelapan daerah tersebut meliputi Kabupaten Kayong Utara, Ketapang, Kubu Raya, Landak, Melawi, Sanggau, Sekadau, dan Sintang.

Untuk wilayah pesisir dan sekitarnya, kondisi atmosfer diprakirakan berpotensi menghasilkan hujan dengan intensitas ringan.

Beberapa daerah yang masuk dalam kategori curah hujan ringan pada hari ini antara lain Kabupaten Bengkayang, Kota Pontianak, Kota Singkawang, Kabupaten Mempawah, dan Kabupaten Sambas.

Meskipun sebagian besar wilayah Kalimantan Barat hanya diprediksi mengalami hujan intensitas ringan hingga sedang, otoritas cuaca nasional menegaskan agar warga tidak lengah. Karakteristik hujan yang turun berisiko memicu ancaman kilat dan angin kencang seketika.