Faktakalbar.id, SEOUL – Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung dijadwalkan mengadakan pertemuan puncak dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk membahas hubungan bilateral dan kerja sama industri pertahanan, termasuk rencana kesepakatan ekspor 16 jet tempur KF-21 Boramae ke Indonesia, Rabu (01/04/2026).
Baca Juga: Kurangi Kontribusi Biaya, Indonesia Batal Terima Prototipe Jet Tempur KF-21
Pembicaraan kedua kepala negara tersebut diperkirakan berfokus pada perluasan kerja sama industri pertahanan, khususnya pengembangan bersama jet tempur KF-21.
Korea Selatan berencana menandatangani kesepakatan untuk mengekspor 16 unit jet KF-21 ke Indonesia, yang akan menandai penjualan perdana jet tempur buatan dalam negeri Korsel tersebut ke luar negeri.
Presiden Lee sebelumnya telah mendeskripsikan proyek pengembangan jet tempur bersama ini sebagai “contoh model” kerja sama pertahanan global.
Presiden Prabowo dilaporkan telah tiba di Seoul pada hari Selasa untuk memulai kunjungan kenegaraan selama tiga hari.
Kunjungan ini merupakan pertemuan kedua antara Prabowo dan Lee, menyusul pembicaraan mereka di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Korea Selatan pada tahun lalu.
Baca Juga: Mengenal Lockheed SR-71 Blackbird, Pesawat Intai Tercepat USAF yang Tak Tertandingi
Juru Bicara Kepresidenan Korea Selatan, Kang Yu-jung, menyampaikan bahwa selain isu pertahanan, kedua pemimpin juga diharapkan membahas berbagai upaya untuk memperkuat hubungan Korea Selatan dengan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).
















