“Makna Idulfitri bagi kita semua adalah kembali ke fitrah dan merajut kembali silaturahmi guna meningkatkan kekeluargaan. Saya sangat mengapresiasi rekan-rekan yang telah melaksanakan piket Lebaran dengan penuh semangat dan pengabdian di bandara maupun PLBN,” ungkap Ferdi.
Ferdi juga menekankan kembali pesan dari Kepala Badan Karantina Indonesia terkait peningkatan pengawasan di pintu masuk dan pengeluaran komoditas.
Seluruh personel diinstruksikan untuk selalu menjaga profesionalitas, termasuk dalam penggunaan atribut seragam dinas yang lengkap saat bertugas di lapangan.
Baca Juga: Karantina Kalbar dan Satgas Pamtas Tutup Jalur Tikus di Perbatasan Entikong Pasca Idulfitri
Kepatuhan terhadap aturan berpakaian tersebut dinilai sebagai bentuk jati diri dan kesiapan instansi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan apel ditutup dengan doa bersama dan halalbihalal sebagai wujud rasa syukur atas kelancaran tugas selama masa libur panjang.
Semangat baru ini diharapkan mampu membawa Karantina Kalbar menuju pencapaian kinerja yang lebih gemilang.
Ke depan, Karantina Kalbar terus berkomitmen menjaga kedaulatan hayati melalui pengawasan yang ketat di wilayah perbatasan.
Integritas dan dedikasi setiap pegawai menjadi fondasi utama dalam melindungi sumber daya alam Indonesia dari ancaman hama dan penyakit.
(FR)
















