Menelusuri Jejak Feri Bardan–Siantan, Bermula dari Rakit Bambu Sejak Tahun 1932

"Menelusuri sejarah feri Bardan–Siantan di Pontianak yang ada sejak 1932. Berawal dari pelampung bambu hingga menjadi ikon transportasi Sungai Kapuas."
Menelusuri sejarah feri Bardan–Siantan di Pontianak yang ada sejak 1932. Berawal dari pelampung bambu hingga menjadi ikon transportasi Sungai Kapuas. (Dok. Mira/Faktakalbar.id)

“Dulu banyak pedagang yang berjualan di pelampung, dari makanan sampai kebutuhan lainnya. Ini benar-benar menghidupi masyarakat,” tambahnya.

Sejarah panjang ini menjadikan feri Bardan–Siantan bukan sekadar alat transportasi, melainkan warisan sosial yang mendalam bagi warga Pontianak.

“Kalau suatu saat tidak ada lagi, ini akan jadi kenangan. Karena dari dulu sampai sekarang, perannya sangat besar,” pungkasnya.

Baca Juga: Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Pontianak Sepanjang 2025, Capai 54 Ribu Kasus

(Mira)