Faktakalbar.id, PONTIANAK – Dewan Kehutanan Nasional (DKN) berkomitmen untuk menyusun dokumen rekomendasi kebijakan yang komprehensif bagi Menteri Kehutanan guna memastikan tercapainya target Indonesia FOLU Net Sink 2030.
Komitmen tersebut ditegaskan oleh Ketua Umum Presidium DKN, Bambang Hendroyono, dalam agenda webinar nasional lintas sektor yang digelar secara daring pada Selasa (31/3/2026).
Baca Juga: Gubernur Kalbar Pimpin Webinar Nasional, Dorong Ekonomi Hijau Capai Target FOLU Net Sink 2030
Kegiatan diskusi berskala nasional yang mengusung tema kepemimpinan dan kolaborasi multipihak terkait ekonomi hijau ini melibatkan berbagai elemen penting.
Forum tersebut dihadiri langsung oleh jajaran kepala daerah se-Kalimantan Barat, pimpinan perguruan tinggi, pakar lingkungan hidup, perwakilan dunia usaha, mitra pembangunan, pengelola perhutanan sosial, dan tokoh masyarakat adat.
Dalam kesempatan tersebut, Bambang Hendroyono menegaskan bahwa DKN memiliki posisi dan peran yang sangat vital sebagai forum multipihak.
Organisasi ini dibentuk untuk menjembatani komunikasi dan kepentingan antara jajaran pemerintah, sektor swasta atau dunia usaha, kelompok masyarakat sipil, kalangan akademisi, serta komunitas lokal di tingkat tapak.
Menurut Bambang, DKN harus bertransformasi menjadi platform strategis berskala nasional yang mampu mengorkestrasi kolaborasi pengelolaan hutan secara nyata di lapangan.
Hasil dari sinergi multipihak ini akan dirumuskan menjadi sebuah policy brief atau ringkasan kebijakan yang padat dan terukur.
Dokumen strategis inilah yang akan diserahkan sebagai masukan resmi bagi Menteri Kehutanan dalam memperkuat implementasi program FOLU Net Sink 2030.















