“Orang-orang terus meminta kami untuk tidak memanggilnya ke tim nasional. Nah, Ronaldo tidak bermain melawan Meksiko dan Anda melihat hasilnya. Tidak ada ancaman, tidak ada rasa takut dari lawan,” tegas eks pelatih Real Madrid tersebut.
Mesin Gol yang Belum Tergantikan
Fakta di lapangan memang mendukung pernyataan Mourinho. Meski sudah berumur, Ronaldo tetaplah predator di kotak penalti. Dalam 10 pertandingan terakhirnya bersama tim nasional, pemain Al Nassr ini sukses membukukan 10 gol.
Ketajaman Ronaldo diharapkan segera pulih tepat waktu, mengingat Portugal sangat membutuhkannya untuk memimpin lini serang di ajang Piala Dunia 2026 mendatang, di mana sejumlah rekor baru telah menantinya untuk dipecahkan.
(*Drw)















