Faktakalbar.id, PONTIANAK — Kondisi infrastruktur Dermaga Penyeberangan Siantan saat ini berada dalam status mengkhawatirkan.
Berdasarkan kajian teknis terbaru, struktur fondasi hingga jembatan penghubung (movable bridge) telah mengalami kerusakan fatal yang mengancam keselamatan para pengguna jasa penyeberangan.
Dosen sekaligus Tenaga Ahli Teknisi dari Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura (Untan), Umar, mengungkapkan bahwa kerusakan pada dermaga tersebut sudah masuk dalam tahap membahayakan konstruksi secara keseluruhan.
“Struktur dermaga yang ada di Siantan ini sudah sampai pada tahap kerusakan yang cukup membahayakan. Kerusakan berada pada struktur fondasi, di mana jika fondasi rusak, tentu struktur atasnya sangat berbahaya bagi keselamatan pengguna,” ujar Umar dalam keterangannya, Selasa (31/3/2026).
Baca Juga: Menelusuri Jejak Feri Bardan–Siantan, Bermula dari Rakit Bambu Sejak Tahun 1932
Umar menjelaskan, hasil pantauan di lapangan menunjukkan tiang pancang pada fondasi dermaga mengalami keropos, pecah, hingga retak. Hal ini dipicu oleh beban vertikal kendaraan serta beban horizontal akibat tumbukan kapal saat merapat di dermaga.
“Luas permukaan beton pada fondasi sudah sangat berkurang, dan ini mengurangi kekuatannya secara signifikan,” tambahnya.
Kondisi serupa juga ditemukan pada bagian movable bridge atau jembatan yang menghubungkan kapal dengan dermaga. Struktur yang terbuat dari baja tersebut dilaporkan telah mengalami korosi atau keropos tingkat lanjut.
















