Kronologi Kecelakaan Maut di Sungai Pinyuh Tewaskan Satu Pengendara Motor

kondisi kendaraan pasca insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil dan sepeda motor di Jalan Raya Bakau Besar Laut, Kecamatan Sungai Pinyuh.
kondisi kendaraan pasca insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil dan sepeda motor di Jalan Raya Bakau Besar Laut, Kecamatan Sungai Pinyuh. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, MEMPAWAH – Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas fatal yang melibatkan satu unit mobil dan satu unit sepeda motor terjadi di ruas Jalan Raya Bakau Besar Laut KM 54.500, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, pada Minggu (29/3/2026) sore.

Insiden tragis ini mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis darurat di rumah sakit.

Baca Juga: Tabrakan Minibus vs Mobil Boks, Satu Penumpang Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalan Trans Kalimantan

Peristiwa tabrakan tersebut berlangsung sekitar pukul 16.30 WIB ketika kondisi arus lalu lintas di kawasan tersebut sedang terpantau normal.

Korban meninggal dunia diketahui berinisial S (42), yang saat itu tengah mengendarai sepeda motor jenis Honda Vario. Korban melaju dari arah Sungai Pinyuh menuju pusat kota Mempawah dengan membawa dua orang penumpang yang duduk di kursi belakang.

Berdasarkan kronologi awal, kecelakaan bermula ketika dari arah yang berlawanan, sebuah mobil jenis Honda Stream yang dikemudikan oleh pria berinisial H.A (48) melaju dan diduga melebar hingga masuk ke jalur lawan.

Akibat jarak antara kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat, tabrakan keras secara frontal pun menjadi tidak dapat dihindarkan.

Kepala Unit Lalu Lintas (Kanit Lantas) Polsek Sungai Pinyuh, AKP Bambang Siswanto, memberikan penjelasan resmi terkait pemicu utama dari kecelakaan maut di Sungai Pinyuh ini. Ia menyebutkan bahwa insiden murni dipicu oleh pergerakan laju mobil yang keluar dari marka lajur semestinya.

“Mobil datang dari arah berlawanan dan melebar ke kanan jalan. Karena jarak sudah dekat, pengendara sepeda motor tidak sempat menghindar sehingga terjadi benturan,” jelasnya.

Akibat kerasnya benturan dalam kecelakaan maut di Sungai Pinyuh tersebut, pengendara motor berinisial S mengalami luka berat, termasuk patah tulang dan cedera tubuh yang sangat serius.

Korban sempat dievakuasi untuk mendapat pertolongan pertama di RS Rubini Mempawah. Ia kemudian dirujuk ke RS Antonius Pontianak, namun nyawanya pada akhirnya tidak tertolong.

Sementara itu, dua orang penumpang sepeda motor yang masing-masing berinisial Z (16) dan S.K (15) turut menjadi korban dengan status luka berat.

Keduanya dilaporkan mengalami patah tulang dan sejumlah luka robek parah. Saat ini, kedua penumpang remaja tersebut masih menjalani perawatan medis secara intensif di RS Antonius Pontianak. Di sisi lain, pengemudi mobil H.A dan penumpangnya dilaporkan selamat serta tidak mengalami luka.