Tangani Banjir Pasuruan, BNPB Siapkan Langkah Terpadu Hingga Siaga Helikopter Water Bombing

"Kepala BNPB Suharyanto tinjau banjir Pasuruan dan instruksikan normalisasi sungai. BNPB juga siapkan helikopter water bombing hadapi kemarau Jatim 2026."
Kepala BNPB Suharyanto tinjau banjir Pasuruan dan instruksikan normalisasi sungai. BNPB juga siapkan helikopter water bombing hadapi kemarau Jatim 2026. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Hari ini kita masih melihat banjir di beberapa titik, saat yang sama pun kita harus bersiap, informasi dari BMKG bulan April ini telah mulai kekeringan. Nanti akan terus meningkat prediksi puncaknya bulan Agustus,” ujar Khofifah.

Menanggapi hal tersebut, Suharyanto menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mengatasi kekeringan dan potensi kebakaran hutan. Langkah yang disiapkan meliputi operasi modifikasi cuaca (OMC) hingga pengerahan helikopter water bombing.

“Kita sudah sepakat bahwa untuk mengatasi kekeringan tidak bisa diatasi salah satu institusi, harus berkolaborasi dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten kota sampai pemerintah pusat,” tegas Suharyanto.

Rencana penguatan satgas darat, apel personel, serta bantuan sumur bor akan segera dilakukan guna memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat Jawa Timur selama musim kemarau panjang mendatang.

Baca Juga: Ribuan Rumah Terendam Banjir di Pasuruan, BNPB Minta Warga Tingkatkan Mitigasi Selama Libur Lebaran

(Mira)