Faktakalbar.id, PONTIANAK – Memanfaatkan momentum perayaan Idul Fitri 1447 H, Gubernur Kalbar Ria Norsan bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalimantan Barat, Erlina, melakukan serangkaian kunjungan silaturahmi.
Kunjungan ini menyasar kediaman sejumlah kerabat, tokoh masyarakat, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna mempererat hubungan dan memperkuat sinergi pembangunan daerah.
Baca Juga: Hidupkan Tradisi, Gubernur Ria Norsan Gelar Makan Saprahan di Hari Pertama Idulfitri
Dalam setiap kunjungannya, Gubernur Kalbar Ria Norsan dan istri disambut hangat oleh para mitra kerja pemerintah provinsi.
Pertemuan tatap muka ini menjadi langkah konkret dari pemerintah daerah untuk memastikan terjaganya keharmonisan dengan seluruh pemangku kepentingan di wilayah Kalimantan Barat.
Menurutnya, kegiatan silaturahmi pada hari raya ini tidak sebatas tradisi tahunan. Aktivitas saling berkunjung memiliki peran strategis untuk membangun komunikasi yang baik dan memperkuat fondasi sinergitas antara pemerintah dengan seluruh lapisan masyarakat.
Hubungan yang harmonis tersebut mutlak diperlukan untuk mendorong percepatan pembangunan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang selama ini konsisten mendukung jalannya roda pemerintahan.
Momentum hari kemenangan ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
“Sinergitas adalah kunci untuk mencapai tujuan bersama. Kita harus bekerja sama dalam mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat Kalimantan Barat. Dengan sinergitas, pembangunan dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Ria Norsan.
Pada kesempatan yang sama, ia memaparkan kembali deretan program prioritas yang tengah digenjot oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Fokus utama pembangunan saat ini meliputi percepatan infrastruktur fisik, peningkatan standar layanan pada sektor pendidikan dan kesehatan, serta penguatan fundamental ekonomi kerakyatan.
Keseluruhan program tersebut membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat agar hasilnya optimal dan menjangkau hingga ke kawasan pelosok.
Mendukung pernyataan tersebut, Ketua TP PKK Provinsi Kalbar, Erlina, menegaskan kesiapan lembaganya untuk terus menyokong arah kebijakan pemerintah daerah.
















