“Di lapangan kita dapat informasi ada titik api, tapi karena cepat kita tangani sehingga tingkat panasnya tidak sampai terdeteksi oleh satelit. Kita ada di Purnama Sejahtera ujung itu ada satu titik, tapi kita tidak tahu apakah sumbernya itu dari Karya 4 Kubu Raya karena ditiup angin masuk ke wilayah Pontianak,” jelas Nasir.
Selain itu, kebakaran kecil akibat kelalaian penduduk juga mulai ditemukan, seperti kasus pembakaran sampah di area padat penduduk dekat Aloevera yang sempat memicu kepanikan warga.
Terkait hal ini, Nasir menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan menempuh jalur hukum bagi pelaku pembakaran lahan.
“Sesuai arahan Pak Wali, kita berupaya untuk mengidentifikasi siapa yang bakar lahan dan kita akan meminta pihak kepolisian memproses hukum,” pungkasnya.
Baca Juga: El Nino Bertahan Hingga Pertengahan 2026, BPBD Kalbar Dorong Penguatan Cadangan Pangan
(Mira)
















