Hadapi El Nino April, BPBD Kota Pontianak Fokus Cegah Munculnya Titik Api

"BPBD Kota Pontianak siapkan posko pantau Karhutla hadapi El Nino April 2026. Nasir tegaskan fokus pada pencegahan dan proses hukum bagi pembakar lahan."
BPBD Kota Pontianak siapkan posko pantau Karhutla hadapi El Nino April 2026. Nasir tegaskan fokus pada pencegahan dan proses hukum bagi pembakar lahan. (Dok. Mira/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, PONTIANAK — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak mulai memperkuat kesiagaan menghadapi ancaman El Nino yang diprediksi datang lebih awal pada April 2026.

Berdasarkan hasil evaluasi, pemerintah kota kini menggeser fokus utama dari penanganan kebakaran menjadi upaya pencegahan dini agar titik api tidak sempat meluas.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Pontianak, Nasir, mengungkapkan bahwa Satgas Karhutla telah dibentuk dan sejumlah posko pemantauan akan segera diaktifkan di titik-titik rawan yang telah dipetakan dari tahun-tahun sebelumnya.

“Jadi kalau kita mendapatkan laporan dari BMKG bahwa 2026 ini akan ada kemarau panjang dan datangnya lebih awal daripada tahun-tahun sebelumnya, diperkirakan bulan April ini sudah mulai ya masuk masanya El Nino,” ujar Nasir saat diwawancarai, Jumat (27/3/2026).

Baca Juga: Antisipasi Gagal Panen, Ini 6 Tips Jaga Ketahanan Pangan Saat El Nino Tiba

Nasir menjelaskan bahwa posko sementara akan dipusatkan di wilayah Sepakat Dua ujung, dekat Perumahan Rindu Alam, serta beberapa lokasi lain di Pontianak Selatan, Tenggara, dan Utara.

Posko ini akan melibatkan koordinasi lintas OPD, TNI, Polri, hingga sektor swasta untuk memantau area yang berpotensi terbakar.

“Sesuai arahan Pak Wali, kita bukan fokus ke penanganan kebakarannya, tapi kita berupaya tidak terjadi kebakaran. Nah, itulah perlu adanya posko itu untuk memantau itu. Kalau pun sampai terjadi kebakaran lahan, kita akan cepat tangani jangan sampai meluas,” tegasnya.

Sejauh ini, Nasir menyebutkan belum ada hotspot atau titik panas yang terdeteksi satelit di Kota Pontianak. Namun, ia menekankan bahwa di lapangan timnya sudah menemukan beberapa titik api yang berhasil dipadamkan dengan cepat sebelum intensitas panasnya meningkat.