Faktakalbar.id, AMERIKA SERIKAT – Pesawat intai strategis legendaris milik Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF), Lockheed SR-71 Blackbird, hingga kini masih mencatatkan rekor sejarah sebagai jet berkecepatan tinggi yang tidak pernah berhasil ditembak jatuh oleh musuh sepanjang masa tugasnya, Kamis (26/3/2026).
Baca Juga: Kunjungi Lockheed Martin, Menteri Perang AS Tekankan Kecepatan Industri Pertahanan
Pesawat berjuluk Blackbird ini merupakan versi dua kursi dari pesawat pengintai A-12 milik CIA.
Berbobot kosong 30 ton dengan kapasitas muatan bahan bakar mencapai 40 ton, SR-71 dirancang sedikit lebih berat karena penambahan kapasitas sensor radar dan kamera yang ditempatkan di bagian hidung serta ruang badan pesawat.
Selama masa operasionalnya, ratusan rudal darat ke udara (SAM) tercatat pernah ditembakkan ke arah armada ini.
Namun, berkat perlengkapan sistem penanggulangan elektronik yang canggih dan kemampuannya terbang jauh melampaui kecepatan rudal musuh (outfly), tidak ada satu pun pesawat yang jatuh akibat serangan tempur.
Rekor kecepatan tertinggi yang pernah tercatat secara resmi oleh armada SR-71 mencapai Mach 3,32 (sekitar 3.529 km/jam) pada 27 Juli 1976.
Sementara itu, dalam fase uji coba, pesawat ini bahkan dilaporkan mampu menembus kecepatan Mach 3,4 dengan kecepatan jelajah paling efisien di angka Mach 3,2.
Mengudara perdana pada 22 Desember 1964 dengan dipiloti oleh Kepala Pilot Uji Lockheed Skunk Works, Robert J. Gilliland, program SR-71 memproduksi total 32 unit pesawat.
Pesawat ini terus beroperasi dari tahun 1964 hingga akhirnya dipensiunkan permanen oleh Angkatan Udara AS pada 1998, dan menyisakan dua unit terbang untuk NASA hingga 1999.
Baca Juga: Iran Klaim Tembak Jatuh Jet Tempur Siluman F-35 AS dalam Misi Tempur
Meski kebal dari musuh, tercatat 12 armada hancur dan satu pilot gugur akibat kecelakaan udara.
Khusus untuk armada yang dipamerkan di museum saat ini (S/N 61-7955), pesawat tersebut merupakan purwarupa keenam yang mengudara pertama kali pada 17 Agustus 1965.
Pesawat berlambang “Skunk Works” ini dulunya difungsikan sebagai pesawat uji utama USAF di Palmdale untuk mengetes sistem dan konfigurasi baru sebelum diaplikasikan pada armada Blackbird lainnya.
Karena terlalu banyak mengalami modifikasi di luar standar armada operasional, pesawat S/N 61-7955 ini akhirnya dipensiunkan.
Purwarupa bersejarah ini melakukan penerbangan terakhirnya pada 24 Januari 1985 dengan total rekam jejak mencapai 1993,7 jam terbang.
(FR)











