4. Efektivitas Koordinasi Antar-Lembaga
Banyak urusan pemerintahan yang memerlukan koordinasi cepat lintas bidang atau instansi.
Dalam lingkungan kantor, konsultasi singkat bisa dilakukan secara tatap muka dengan segera.
Dalam sistem WFH, ketergantungan pada aplikasi pesan singkat atau pertemuan virtual sering kali menghadapi kendala teknis yang berpotensi memicu salah paham (miscommunication) jika tidak dikelola dengan profesional.
5. Keseimbangan Beban Kerja dan Kesehatan Mental
Meskipun dilakukan di rumah, sistem WFH sering kali mengaburkan batasan antara waktu kerja dan waktu pribadi.
ASN bisa saja merasa harus selalu siaga di depan perangkat komunikasi bahkan di luar jam operasional resmi, yang dalam jangka panjang dapat memicu kejenuhan atau burnout.
Menjaga kesehatan mental pegawai tetap prima sangat penting agar kualitas pelayanan tidak menurun.
Baca Juga: Hari Pertama Masuk Kerja, Walikota Pontianak Minta ASN Lebih Responsif Melayani Warga
(Mira)
















